Tidak Akan Lagi Ada Kita

by - April 18, 2020


Kamu lupa. Kamu lupa bahwa kita pernah ada. Walaupun tanpa judul sekalipun kita pernah bersama. Kamu berhasil membuatku mengiyakan semuanya dan ikut masuk didalamnya.

Aku pernah berhenti mencari dan bertahan demi usia hubungan yang lebih lama. Tapi kamu diam. Kering usahaku sering kau peras sementara kepalamu kian keras. Kau bilang kau suka tapi tidak. Kau bilang kau cinta tapi tidak. Mau mu apa?.

Pernah kita berjalan diatas bumi dengan angkuh seolah semuanya milik berdua. Kamu tahu aku tak mudah mencinta tapi kali ini berbeda. Kamu lupa bahwa rasa harus ada pasangannya.

Sampai kapan kau buat aku berkelahi dengan isi hati sendiri?.

Aku marah, ingin kubuat kau mati tenggelam hingga tak pernah muncul lagi tapi sayang aku pun akan mati kehilangan.

Mengapa melepaskan bagimu mudah sedangkan aku sesak napas dibuatnya?.

Memangnya harus seterjal ini untuk merelakan?. Rinduku masih membara meraja lela dan tidak pula mereda. Padahal perasaanya diberi dengan sukarela, tapi ternyata yang ikhlas tak mesti dibalas. Pernah dinomorsatukan saja ternyata tidak cukup.

Tidak akan ada lagi maaf-maaf yang lain. Kisah kita kututup rapat-rapat. Meskipun dulu kita akan saling pulang, rumahku bukan lagi dirimu. Jangan pernah datang, jangan pernah menyesal, luka harus kau telan dalam-dalam sama hal nya seperti aku.

Kalau kau bicara tentang ego, aku juga punya.

Tidak akan lagi ada kita.
Tidak akan.
Tidak.
Tidak kumaafkan.

You May Also Like

2 comments