instagram

Anggi Weffani

Semoga dilimpahkan kebahagiaan dalam dirimu oleh-Nya. Terkutuk lah orang-orang yang berusaha menyakitimu tanpa kecuali. Meluaslah lapang dalam dadamu agar menerima keadaan tak lagi sulit dilakukan.

Semoga tiada satu hari pun yang kau lewatkan tanpa bersyukur. Semoga lalai dirimu dalam mencelakai diri-sendiri. Tersenyumlah kamu dihadapan cermin atau aku. Enyahlah hal yang biasa kau keluhkan dan keluarlah kalimat indah dari setiap lekuk bibirmu.

Semoga diberkahi langkah kakimu tanpa sakit setelahnya. Empuk dan bersih kasurmu dari segala hal jahat yang menghalangi waktu tidur. Mengalirlah air mata bahagia disudut matamu.

Semoga kecewa bukan lagi hal biasa. Terjauh telingamu dari kalimat kasar yang orang lain ukirkan. Semoga cahaya matahari adalah terang yang menyenangkan dan kekosongan malam bukan sesuatu yang kau rindukan

Semoga tak ada lagi manusia yang datang lalu pergi seenaknya. Meredalah luka lebam dihatimu yang kau tahan dalam-dalam. Merekahlah senyuman diwajahmu meski berat beban yang kau genggam. Rebahlah badanmu tanpa letih dan tenang setelahnya.

Berbahagialah kamu. Bertahanlah kamu. Seikhlas-ikhlasnya. Sekuat-kuatnya.


Suatu hari nanti kamu akan menyadari bahwa aku sudah tidak ada lagi. Tidak ada perempuan yang menatapmu sembunyi-sembunyi, tidak pula menunggu untuk diberi hati. Sebagian dariku dulu kau bawa tapi tidak kali ini, mulai hari ini kau adalah milikmu dan aku adalah milikku sendiri.


Suatu hari nanti kau akan mengerti bahwa sendirian itu melelahkan. Membangun harapan yang ternyata tidak pernah diberikan, memaksa kebetulan jadi sesuatu yang berhubungan, padahal berkata cinta saja kau tidak pernah. Kau akan tahu sebesar apa tenaga yang dulu kuhabiskan hanya untuk mengambil hatimu yang kau jaga bukan untukku.


Suatu hari nanti kau akan menyesali kenapa tidak kau genggam perasaanku ini. Alih-alih memahami kau justru gegabah dengan rasa sendiri. Kepergianku adalah tanaman yang benihnya sudah kau sebar sedari dulu, kau pupuk dengan ribuan kalimat penolakan.


Selesai, sudah kuselesaikan malam ini juga. Tidak ada lagi yang perlu dibalas, karena rasaku bukan lagi sebuah pertanyaan. Kuhisap semuanya habis, sakit atau tidak mengejarmu bukan sebuah jawaban.


Selamat untuk kebebasan barumu, selamat untuk langkah kakimu yang kini tak lagi kuiringi. Berbahagialah kau apapun yang terjadi, menyesal bila perlu, tak usah kembali, nikmati penyesalanmu sendiri.

Newer Posts
Older Posts

Postingan Populer

  • Aku Ingin
    Aku ingin jadi manusia tempatmu pulang setelah sepanjang hari memangku beban. Menjadi satu-satunya telinga yang mendengar ceritamu tentang...
  • Rumpang
    Walaupun belum kau tanya tapi akan kujawab ‘iya’ sedari awal. Kau pernah bilang memendam perasaan sendirian itu menjengkelkan, lalu ka...
  • Tuhan dan Kita
    "Aku takut tuhan marah.” ucapku dengan wajah khawatir. Kau terdiam, kemudian semuanya berlalu begitu saja seolah Tuhan mengiyakan keput...

Mengenai Saya

Anggi weffani
Temukan saya di instagram @anggiweffani selamat membaca.
Lihat profil lengkapku

LET’S BE FRIENDS

recent posts

Blog Archive

  • Maret (1)
  • Februari (1)
  • Desember (1)
  • Agustus (1)
  • Juni (2)
  • Mei (2)
  • April (5)






Created with by BeautyTemplates | Distributed by blogger templates